Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Wednesday, October 12, 2011

SENYUMLAH

membuat jiwa bergembira hati berbahagia

kemuncak kegembiraan hujung segala sukacita

petanda kemurahan hati kelapangan dada

wajah yang berseri tanda suka memberi

dan tentu bersuka cita ketika dipinta

ia bagaikan pagi yang diharapkan

dan bintang yang dinantikan

tapi.........

muram durja adalah cermin dari jiwa yang kacau

dan hidup menjadi kering kontang kacau-bilau

wajah mereka masam kerana kesombongan

seolah-olah mereka di campak dengan paksa ke jahannam

tidak seperti kaum yang jika engkau temui bak bintang-bintang

yang menjadi petunjuk bagi pejalan malam

hidup ini adalah seni yang perlu dipelajari dan ditekuni

ELIA ABU MADHI BERKATA:

orang berkata:

"langit selalu berduka dan mendung"

tapi aku berkata:

"tersenyumlah, cukuplah duka cita di langit sana"

orang berkata:

"masa muda sudah berlalu dariku"

tapi aku berkata:

"tersenyumlah,bersedih hati menyesali masa muda tidak berguna"

orang berkata:

"langitku yang ada di dalam jiwa, sudah membuatku merana dan berduka

janji-janji sudah mengkhianatiku

ketika kalbu sudah menguasainya

bagaimana mungkin jiwaku sanggup mengembangkan senyum manisnya"

tapi aku berkata:

"tersenyum dan berdendanglah

ketika engkau membandingkannya

semua usiamu akan habis untuk merasa sakitnya"

orang berkata:

"perniagaan selalu penuh muslihat dan penipuan

ia bagaikaikan musafir yang akan mati duserang rasa haus"

tapi aku berkata:

"tetaplah tersenyum sebab engkau akan mendapat penangkal dahagamu

cukuplah engkau tersenyum sebab mungkin hausmu

akan sembuh dengan sendirinya

maka mengapa engkau bersedih hati dengan dosa dan kesusahan orang lain

apatah lagi hingga engkau seolah-olah yang berbuat dosa dan kesalahan itu?"

orang berkata:

"sekian hari raya sudah nampak tanda-tandanya

seolah-olah menyuruhku membeli pakaian dan anak patung

manakala aku punya kewajipan ke atas kawan-kawan dan saudara

namun tapak tanganku tidak memegang walaupun hanya satu dirham"

tapi aku berkata:

"tersenyumlah, cukuplah bagi dirimu kerana engkau masih hidup

dan engkau tidak kehilangan saudara dan kerabat yang engkau cintai"

orang berkata:

"malam memberiku minuman 'alijamah"

tapi aku berkata:

tersenyumlah,walaupun engkau makan buah 'alqamah

mungkin saja orang yang melihatmu berdendang

akan membuang segala kesedihan

apa engkau ingat dengan masam akan memperoleh dirham?

atau engkau merugi kerana menampakkan wajah berseri?

saudaraku....tidak membahayakan bibirmu jika engkau mencium

jika tidak membahayakan jika wajahmu nampak cantik berseri

tertawalah......

sebab meteor-meteor labgit juga tertawa, mendung juga dengan tawanya

sebab itu kami mencintai bintang berkelipan"

orang berkata:

"wajah berseri tidak membuat dunia bahagia

yang datang ke dunia dan pergi dengan gumpalan amarah"

tapi aku berkata:

"tersenyumlah, selagi antara engkau dan kematian ada sejengkal

selepas itu engkau tidak lagi akan tersenyum"


No comments:

Post a Comment